Senin, 11 Juni 2012

Penyebab Penyakit Pelupa dan Beberapa Tips untuk Mengatasinya


Sudah tidak aneh lagi di sekolah, penyakit lupa menyerang siapa saja, maklum lah… karena manusia adalah makhluk yang tidak bisa dihindarkan dri lupa dan dosa, tetapi apa yang bisa menyebabkan hal tersebut? dan bagaimana cara agar kita bisa memperkuat ingatan kita?
Inilah penyebab penyakit lupa:
1. Kadar gula darah tinggi
Penyimpanan memori bisa terganggu akibat tingginya gula darah Anda. Awas, kondisi ini bisa menggangu bagian otak yang berhubungan dengan memori. Jika memiliki riwayat keluarga penderita penyakit kencing manis, sebaiknya kendalikan asupan gula Anda. Lakukan juga tes gula darah secara rutin.

Dan, jangan lupa menjaga pola makan sehat serta tetap aktif. Jalan kaki adalah salah satu alternatif efektif mencegah diabetes.

2. Kurang Istirahat
Otak mengandalkan aktivitas tidur untuk menyimpan memori baru. Dalam sebuah penelitian, responden yang tidur enam jam setiap malam selama dua minggu mungkin tidak merasa kurang tidur. Namun, setelah dilakukan tes memori secara substansial, hasilnya mereka sulit mengingat memori jangka pendek.

Pertajam daya ingat Anda dengan membuat prioritas istirahat yang cukup. Jika Anda tidak bisa, coba lakukan tidur pendek selama enam menit saat tubuh terasa lelah. Cara ini bisa meningkatkan kinerja dan memicu proses memori penting dalam otak.

3. Mendengkur
Mendengkur tak hanya mengganggu kualitas tidur, tapi juga bisa menurunkan daya ingat. Saat tidur mendengkur, saluran napas Anda akan terblokir, sehingga memotong oksigen beberapa detik pada suatu waktu dan menyebabkan sel-sel otak ‘kelaparan’.

Menurut penelitian, pria lebih sering mendengkur dibandingkan wanita. Dan, faktor risiko lainnya, kebiasaan ini bisa muncul karena kelebihan berat badan atau berusia lebih dari 40 tahun.

Nah, jika Anda atau pasangan punya kebiasaan mendengkur, sebaiknya Anda berkonsultasi pada dokter. Anda mungkin perlu memakai perangkat khusus untuk mengatasi mendengkur saat tidur agar aliran oksigen bisa lancar menuju otak. Dengan begitu, daya ingat Anda bisa kembali meningkat.

4. Metabolisme menurun
Jika hal ini terjadi, kemungkinan Anda memiliki masalah tiroid. Hormon tiroid mengontrol metabolisme tubuh. Bila produksinya terlalu banyak atau terlalu sedikit dapat mengganggu sel-sel otak, yang dapat memperlambat masuknya informasi ke otak. Solusi: tak ada salahnya Anda memeriksakan diri ke dokter untuk mengatasi masalah ini.

5. Usia lebih dari 65 tahun
Di usia ini, manusia akan lebih sulit untuk menyerap vitamin B12 dari makanan. Kekurangan B12 serius dapat menyebabkan penyakit Alzheimer atau pikun. Karena itu, seiringnya bertambah usia, lakukan konsultasi dengan dokter untuk mengetahui cara meningkatkan asupan B12, misalnya dengan suplemen. Selain manula, penganut vegetarian juga seringkali kekurangan vitamin B12.

6. Mengalami depresi
Penderita depresi berat juga mengalami gangguan pada sel-sel otak. Bahkan, ketika depresi berlangsung, ada kemungkinan kondisi ini bisa membunuh sel-sel otak, sehingga menyebabkan daya ingat ‘merosot’.

Solusinya, segera cari pengobatan. Pasalnya, makin banyak sel-sel otak yang ‘hilang’, daya ingat akan makin sulit ditingkatkan.

7. Mengonsumsi obat alergi atau pil tidur
Obat-obatan untuk mengatasi masalah seperti insomnia, alergi, dan gangguan perencanaan, ternyata juga juga bisa menyebabkan fungsi otak terganggu. Maka itu, sebelum mengonsumsi obat ini sebaiknya konsultasikan dulu pada dokter agar daya ingat Anda tidak ikut terganggu.

8. Terlalu banyak kosumsi obat
Jika mengonsumsi lima atau lebih obat, Anda berisiko tinggi mengalami gangguan daya ingat. Karena itu, pastikan dokter tahu semua obat yang Anda konsumsi. Jika sebuah iklan farmasi tampak menggiurkan, jangan langsung tergoda. Sebaiknya minimalkan konsumsi obat bebas atau hanya konsumsi obat sesuai dengan resep.
9.Stress
Ketika stres, tubuh mengalami hal di luar kewajaran. Stres juga menandakan kemungkinan otak bekerja terlalu keras sehingga dapat memperlambat proses encoding , menyimpan dan mengingat informasi dalam otak. Jika masalahnya dikarenakan ini, hal terbaik yang dapat Anda lakukan untuk menghilangkan kebiasaan lupa itu adalah dengan menghilangkan stres terlebih dahulu. Caranya, sebisa mungkin selesaikan masalah Anda, tidur cukup, dan pergilah refreshing dengan berjalan-jalan atau olahraga.
10.Overload
Sebuah penelitian klinis di Glasgow menyatakan, orang menjadi lebih pelupa dikarenakan gaya hidupnya yang sibuk dan kelebihan informasi (dari telepon seluler, televisi, radio, dan internet). Dalam kedokteran, kondisi ini diidentifikasi sebagai kerusakan kognitif subyektif (Subjective Cognitive Impairment/SCI ). Biasanya pengobatan yang dilakukan sama seperti mengobati penyakit Alzheimer. Namun dibedakan dalam dosis yang dipakai, biasanya sangat rendah.
11.Tiroid
Gangguan tiroid, seperti hipotiroidisme dan hipertiroidisme, telah diketahui memengaruhi (kebingungan) mental dan ketidakmampuan mengingat hal-hal untuk waktu yang lama. Solusinya, lakukan pengobatan untuk untuk meng*obati masalah tiroid Anda.
11.Diet berlebih
Salah satu yang menyebabkan Anda kehilangan memori bisa jadi karena diet yang buruk. Diet yang tidak tepat bisa membuat tubuh kekurangan vitamin esensial dan gizi. Karenanya ubahlah pola diet Anda menjadi diet yang seimbang.
12.Alkohol dan Narkoba
Alkohol dan narkoba merupakan salah satu faktor yang bisa menyebabkan kelupaan. Ketika seseorang benar-benar mabuk, dia tidak akan pernah ingat apa yang diceritakan atau dijelaskannya. Serupa dengan itu, kasus kecanduan narkoba juga bisa membuat sel-sel otak kehilangan kontrol seperti ketika mereka mengonsumsi alkohol berlebihan.
Solusinya, kurangi juga penggunaan obat-obatan yang dikonsumsi setiap hari karena bisa menyebabkan ketidakseimbangan hormon. Konsultasikanlah masalah kemungkinan ketidakseimbangan ini pada dokter Anda (yang memberikan obat).
Dan inilah tips untuk para pelupa J
Latih sel otak
Cara pertama untuk meningkatkan ketajaman daya ingat adalah dengan memasukkan banyak informasi baru secara terus menerus ke dalam otak. Setiap kali Anda mengetahui hal baru (nama anak si bos, ejaan dalam bahasa inggris, dsb), Anda membangun jalan syaraf di antara sel otak, sehingga memudahkan simpul elektrik meloncat ke belakang mencari data yang disimpan. Seperti membuat sirkuit untuk setiap informasi baru. Dan semakin sering Anda mendatangi sirkuit ini (misalnya dengan mengingat nama anak si bos), semakin besar jalan syaraf tadi, sehingga semakin mudah untuk mengingat. Akan melakukan presentasi penting sebentar lagi ? berlatih, berlatih dan berlatih.
Libatkan perasaan
"Ingatan akan bekerja dengan baik jika ada perasaan yang terkait dengan hal tersebut", menurut Daniel G.Amen, M.D, profesor di UCLA. Emosi memberi otak Anda jalan alternatif untuk mendapatkan kembali ingatan yang disimpan. Ini memberi penjelasan mengapa kita begitu mudahnya lupa barang-barang apa saja yang harus dibeli di supermarket, dibandingkan dengan perkenalan Anda dengan suami beberapa tahun yang lalu. Jadi jika lain kali Anda berbelanja, masukkan unsur emosi ke dalam barang sering dilupakan. Misalnya, butuh kecap, ingat-ingat kejadian apa yang paling berkesan dengan kecap, siapa tahu Anda pernah kesal setengah mati gara-gara sweater kesayangan Anda ketumpahan kecap dan nodanya tak mau hilang.
Gunakan indra 
Cara lain untuk menciptakan jalan ingatan, cobalah untuk menggunakan penciuman, sentuhan atau merasakan pada apa pun yang sedang coba Anda ingat. Dengan cara ini, jika salah satu koneksi rusak, Anda tetap bisa mendapat informasi yang dicari melalui jalan lain. (penelitian menunjukkan bahwa dengan memberi otak Anda beberapa rute untuk mengingat, bisa melawan hilangnya daya ingat karena faktor usia). Perlu menaruh jas untuk di dry cleaning ? bayangkan diri Anda menyapa penjaga di counter laundry, rasakan bau bahan kimia di tempat itu. Ingin mengingat hari ulang tahun sahabat ?  misalkan jatuh tanggal 7 Mei. Gunakan imajinasi untuk menguatkan ingatan, Mei adalah bulan di mana langit selalu cerah, bunga-bunga bermekaran, ingatlah akan piknik. Berbelit-belit ? mungkin, efektif ? sudah tentu.
Buat list
Kebanyakan orang merasa bahwa menuliskan hal yang harus dilakukan atau membuat trik untuk mengingat adalah tanda kalau orang tersebut memiliki ingatan lemah, padahal pendapat itu salah. Semakin sedikit yang harus Anda ingat (karena sudah ditulis) semakin sedikit pula tekanan yang Anda rasakan sehingga Anda bisa berkonsentrasi pada apa yang memang harus diingat.
Menciptakan "titik ingatan" di sekitar rumah
Siapkan kotak khusus untuk menyimpan peralatan sekolah si kecil dan tempat untuk menyimpan kunci-kunci, sehingga mudah ditemukan jika Anda membutuhkannya. Dengan cara ini, Anda tak perlu menyiksa diri mengingat di mana Anda letakkan barang-barang itu. Tapi yang terpenting, dengan mengurangi kekusutan ingatan, Anda telah menyisihkan satu ruangan di dalam otak untuk hal-hal yang memang penting untuk diingat.
Tubuh sehat = otak sehat
Ada pepatah yang mengatakan : kalau baik untuk hati Anda, maka akan baik pula untuk otak Anda. "berat otak kita sekitar 2 persen dari berat tubuh, tetapi ia menggunakan 20 persen dari peredaran darah kita", menurut Amen. Untuk melindungi hati dan otak Anda, pastikan Anda melakukan hal berikut :
Olahraga

Lakukan gerakan senam untuk menguatkan hati dan paru-paru, sehingga otak akan lebih mudah mendapatkan darah untuk mengembangkan sel syaraf. Meski para peneliti belum terlalu yakin sebabnya, endorphins (hormon yang muncul karena olahraga) juga bisa berfungsi menajamkan ingatan. Dengan berolahraga selama 90 menit seminggu, cukup untuk menjaga sel otak bekerja dengan maksimal.
Makanan sehat
Isilah piring Anda dengan makanan untuk melawan penyakit dan anti oksidan, terutama sayur dan buah (semakin berwarna buahnya, makin bagus sebagai anti oksidan), yang juga bisa melindungi sel otak dari lemahnya ingatan akibat faktor penuaan. Ikan, minyak zaitun dan alpukat, yang kaya akan lemak  baik untuk kesehatan hati dan menguatkan sel otak. Kebiasaan menyantap makanan sehat juga baik untuk mengurangi resiko penyakit kegemukan seperti stroke dan diabetes, kedua penyakit ini bisa merusak otak.
Lawan stress
Ketika hormon stres seperti kortisol menyerang otak, mereka akan mengurangi jumlah sel di hippocampus (area di dalam otak tempat menyimpan memori) dan menghalangi pemanggilan memori dari masa yang lampau.  Riset menunjukkan bahwa melakukan relaksasi selama 15 menit sehari, bisa memperbaiki kekuatan ingatan.
Tidur awal
Pernahkah Anda tertidur di tengah rapat ? Itu berarti Anda menghabiskan banyak energi agar mata tetap terbuka dan malah menjadi tidak fokus pada subjek yang dibicarakan. Otak kita seperti otot,  kalau terus menerus dipaksa untuk bekerja, ia jadi tak punya kesempatan untuk peremajaan. Tidur cukup dan berkualitas di malam hari akan membantu otak Anda beristirahat, sehingga Anda bisa lebih fokus pada hal-hal yang penting yang perlu diingat.
Kurangi kafein
Tentu nikmat rasanya mengawali hari dengan secangkir kopi, lalu meeting dengan klien di coffee shop, tanpa sadar kopi telah menjadi minuman wajib dalam keseharian Anda. Tetapi minum lebih dari tiga gelas kopi per hari bisa menyebabkan rasa cemas, tak nyaman dan sulit tidur, yang tentu saja berpengaruh pada otak dan daya ingat.
Buang kebiasaan buruk

Sudah saatnya Anda berhenti menjadi perokok, kalau tak ingin menjadi pikun dengan cepat. Kecanduan alkohol juga menjadi faktro penyebab rusaknya sel otak, bahkan mengkonsumsi alkohol setiap hari, meski sedikit, bisa membuat kita kehilangan daya ingat.
Tips lain

- Jika Anda ingin mengingat sebuah pidato, berlatihlah 15 menit setiap kali, jangan berlatih terlalu lama. Otak kita akan lebih cepat menangkap sesuatu dalam jumlah kecil tetapi sering, selain itu tugas hapalan akan terasa lebih ringan jika latihan Anda tidak terlalu lama.
- Kita lebih suka mengingat bagian awal dan akhiran sebuah daftar, jadi ubahlah urutan dalam daftar secara berkala untuk membantu Anda mengingat.
- Sering merasa tidak yakin apakah pintu telah terkunci saat Anda meninggalkan rumah ? ucapkan dengan keras "saya telah mengunci pintu" sambil mengunci pintu. Hal ini akan menghindarkan Anda dari pertanyaan tidak yakin yang biasanya muncul.
-  Stres bisa membuat kita jadi pelupa, ketika Anda kesulitan mengingat sesuatu, tarik napas dalam-dalam dan untuk sementara waktu alihkan perhatian pada hal lain, lalu cobalah mengingat lagi.

0 komentar:

Poskan Komentar